Tampilkan postingan dengan label bebek goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bebek goreng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 September 2014

Rica-Rica Bebek


Kuliner rica-rica bebek memang tidak sebanyak kuliner bebek goreng dan bebek bakar. Pada dua jenis kuliner disebut terakhir ini, dibanyak tempat di Yogya, termasuk warung kaki lima mudah ditemukan. Bahkan bisa dikatakan, di area mana saja, kita akan bisa menemukan warung makan yang menyediakan bebek goreng dan bakar. Bahkan ada warung khusus yang hanya menyediakan daging bebek, atau setidaknya image yang dibangun adalah warung bebek goreng.

Namun ada juga, ruang makan, dari sejumlah menu yang disediakan, terdapat satu kuliner yang tertulis ‘Rica-rica bebek’, setidaknya di Quak2 Resto kuliner ini bisa dipesan. Biasanya, daging yang dirica-rica dan ditawarkan di warung, adalah jenis daging ayam atau enthok. Maka, ada warung yang khusus menyajikan kuliner rica-rica enthok.

Lagi-lagi, ‘Kuliner Tembi’ Minggu siang (14/10) lalu berkeliling untuk mencari kuliner, yang mungkin agak unik, atau setidaknya, dari kebanyakan kuliner yang ditawarkan, dengan bahan yang sama, dimasak secara lain. Maka, ketika mendengar ada rica-rica bebek diantara kuliner bebek goreng dan bebek bakar, atau dengan istilah lain bebek sambal ijo, yakni bebek goreng yang dilengkapi sambal cabe hijau, pilihannya jatuh pada rica-rica bebek.

Daging dari rica-rica bebek ini sangat empuk, sehingga tidak kesulitan mengunyah. Hanya saja, kulit dari daging tidak dikelupas, karena itu mengunyah daging sekaligus mengunyah kulitnya. Atau sebenarnya, sebelum mengambil dagingnya bisa mengelupas kulitnya untuk kemudian diletakkan di tepi piring.

Yang khas dari kuliner rica-rica adalah rasa pedasnya. Rica-rica bebek ini, memang sungguh pedas, meskipun sebetulnya kita bisa meminta pedasnya cukupan. ‘Kuliner tembi’ sengaja meminta rica-rica bebek pedas, dan memang, pedasnya sungguh menggigit. Mengambil satu sendok kuah rica-rica bebek, rasa pedasnya membuat mripat berkaca-kaca, dan lidah seperti ‘digigit’. Wow.


Kuliner rica-rica di Yogya tidak sebanyak kuliner lainnya, misalnya ayam goreng, bakmi goreng, bebek goreng, tongseng dan sate. Bakmi Jawa atau bermacam jenis makanan Nusantara lainnya. Di beberapa tempat memang ada warung yang menunya menyediakan rica-rica, tetapi biasanya yang di rica-rica menthok atau ayam. Daging bebek, yang paling banyak, seperti telah disebut diawal tulisan ini, digoreng atau dibakar.

Selain memesan rica-rica bebek, seperti biasa ‘Kuliner Tembi’ memesan minuman juice, untuk kali ini memesan juice Jambu biji tanpa es. Rica-rica bebek hanyalah lauk, bukan paket menu, sehingga memesan rica-rica bebek sekaligus harus memesan nasi. Karena tanpa memesan nasi, hanya rica-rica bebek yang dihidangkan.

Bumbu dari rica-rica bebek ini terasa sekali, sehingga empuk dari daging bebek, dilengkapi dengan rasa gurih dan pedas berbaur menjadi satu. Rica-rica bebek disajikan dalam manci kecil. Lima daging dari rica-rica bebek sudah dilengkapi kuahynya. Santan dan bumbu yang telah bercampur seperti terlihat pada kuahnya yang kental.

Warung makan ini bisa ditemukan di jalan Demangan, dan berada di lokasi RRI Demangan Yogya. Lokasinya di tempi jalan. Karena areanya luas, sehingga dari tepi jalan masuk melalui pintu gerbang dan langsung menuju Quak2 Resto.

Di resto ini sejumlah menu tersedia, termasuk ada bebek betutu. Jadi, bagi orang yang ingin menikmati beragam pilihan kuliner, Quak-quak resto barangkali bisa dimasukan sebagai salah satu alternative. Karena, ada banyak ruang makan dan menyajikan beragam kuliner. Quak-quak ini, hanyalah salah satu dari sejumlah resto lainnya.Ingin pedas rica-rica bebek, di Quak2 resto tempatnya.

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Selasa, 30 Agustus 2011

Food Court Di Jalan Gatot Subroto Bandung

Ini adalah salah satu tujuan kuliner yang baik di kota Bandung. Dan tempat ini dulunya merupakan rumah-rumah kuno ala peninggalan jaman Belanda. Dan biasanya garasi di sampingnya lah yang dibangun tempat kuliner ini.

Adapun pada awalnya tempat kuliner ini memperdagangkan kuliner serba sea food. Namun akhirnya para pembeli yang sering datang ke situ sangat banyak yang mencari serba Chinese Food. Dan kulinernya adalah yang telah popular sejak dulu seperti mie goreng, ayam goreng, capcay, nasi goreng, otak-otak, bebek goreng dan lain-lainnya.

Dan ternyata penjual kulinernya juga rata-rata telah pengalaman puluhan tahun berjualan kuliner. Adapun kuliner di sini rasanya istimewa semua. Walaupun penampilannya kelihatannya biasa-biasa saja. Apalagi yang sangat terkenal di sini adalah kuliner ala Tionghoa.

Tempat kuliner ini adanya di jalan Gatot Subroto di kota Bandung. Dan ramainya di malam hari sehingga banyak keluarga-keluarga yang membeli kuliner di sini. Dan ini termasuk tujuan kuliner yang patut dicoba oleh orang yang berselera bagus. Harganya antara Rp 10.000,- hingga Rp 30.000,-.

Rabu, 16 Maret 2011

Kuliner Bebek Ireng Suroboyo Cak Baz

Untuk menikmati kuliner yang lezat khas Surabaya ini tak perlu kita jauh-jauh pergi ke Surabaya karena kini telah hadir di Jakarta, tepatnya berlokasi di Jl. Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Kuliner yang disajikan yaitu bebek goreng yang lezat yang diolah dengan bumbu pilihan dan disajikan dengan sambal pedas yang pasti mengoda anda untuk segera menikmati kuliner bebek ini. Rumah makan ini menyediakan kuliner khas bebek dengan sambel penyetnya yang lezat, dengan bebek super yang dagingnya lebih tipis dengan daging lembut dan khas tekstur bebek yang diolah dengan mengunakan bumbu pilihan dan dimasak sedemikan rupa sehingga meresap sampai ke lapisan daging terakhir. Bebek goreng ini semakin lezat bila dinikmati dengan sambel penyetnya yang yang super pedas. Dengan harga kuliner yang terjangkau dari 14.000 rupiah untuk bebek super dan 19.000 rupiah untuk bebek peking. Rumah makan ini dapat menampung kurang lebih 60 orang dengan jam buka dari jam 09.30 sampai 00.00 dari hari senin sampai minggu.